Address
Desa Tlogoretno RT/RW: 003/001 Lamongan
Phone
081336977929
Email
aryadoank8@gmail.com

Penanganan Sampah Desa Tlogoretno

Diterbitkan Rabu, 27 Oktober 2021

Abstrak: Pemerintah Tlogoretno masih menghadapi banyak kendala dalam penyelenggaraan sistem pengelolaan sampah, terutama dalam rangka pencapaian target universal akses bidang sanitasi pada tahun 2020, antara lain: masih rendahnya akses pelayanan sampah, masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), masih rendahnya komitmen pemerintah daerah (pemda) dalam pengelolaan sampah, lemahnya kelembagaan pengelola sanitasi (regulator dan operator) serta kemampuan sumber daya manusia. Pemerintah Tlogoretno masih perlu untuk belajar dari Desa-Desa lain yang telah berhasil dalam penyelenggaraan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Studi dilakukan untuk membandingkan pengelolaan sampah di Desa Lembor  dilihat dari 5 aspek pengelolaan sampah, yaitu: aspek kelembagaan, aspek pembiayaan, aspek peraturan, aspek peran serta masyarakat, dan aspek teknis operasional. Penelitian dilakukan dengan melakukan studi literatur dan obervasi langsung ke Desa Lembor. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Tlogoretno masih ketinggalan dibandingkan dengan Desa Lembor, baik secara kelembagaan, sumber daya manusia, anggaran, penegakan hukum, serta partisipasi masyarakat dan swasta. Komitmen penuh dari seluruh
stakeholder yang terkait merupakan faktor kunci dalam suksesnya penyelenggaranan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan ramah lingkungan.


Kata kunci: sistem pengelolaan sampah, aspek pengelolaan sampah, ramah lingkungan. Pendahuluan Salah satu permasalahan yang dihadapi pengelola pedesaan di seluruh Lamongan termasuk Tlogoretno adalah pengelolaan sampah. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, taraf kehidupan penduduk juga meningkat. Pertumbuhan ekonomi ditunjukkan dengan peningkatan kegiatan
produksi dan konsumsi. Peningkatan kegiatan produksi dan konsumsi akan berdampak pada  peningkatan jumlah, jenis, dan keberagaman
karakteristik timbunan sampah. Di banyak Desa, sampah seringkali menimbulkan permasalahan. Penanganan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengganggu estetika.

Penumpukan sampah atau pembuangan sampah sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga berdampak ke salura air tanah. Sedangkan pembakaran sampah akan mengakibatkan pencemaran udara. Pembuangan sampah ke sungai juga mengakibatkan pencemaran air, dan tersumbatnya saluran air yang dapat menyebabkan banjir di musim hujan, pencemaran bau dan gangguan estetika. Lebih jauh lagi, penanganan


sampah yang tidak komprehensif akan memicu masalah-masalah sosial, seperti amuk masa, bentrok antarwarga, pemblokiran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), dan lain-lain. Di Tlogoretno, permasalahan sampah sudah sangat mengkhawatirkan. Dalam Statistik Persampahan Tlogoretno (2008) disebutkan  total sampah yang dihasilkan sebesar 4 ton/tahun.  Penanganan sampah di masing-masing Desa berbeda-beda tergantung dari kondisi sosial budaya masyarakat setempat, kebijakan pemerintah, regulasi, infrastruktur yang dimiliki, pendekatan
teknologi, dan lain-lain.

Sumber : Desa Tlogoretno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jam

Pengunjung